Pages

Perjuangan Hidup

Perjuangan Hidup

Kamis, 11 Oktober 2012

Indahnya berdakwah bersama KAMMI


            Saya bernama Fauzi Yusupandi, lahir di Karawang 11 Juni 1993, saya berada di jurusan Teknik Kimia, program studi D-IV Teknik Kimia Produksi Bersih. KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) adalah organisasi yang saya ikuti pertama kali ketika masuk Politeknik Negeri Bandung. Kenapa saya masuk KAMMI ? Alasannya hanya satu saya ingin di Kota Bandung ini tetap dekat dengan Allah SWT karena seperti yang adik-adik ketahui di kota Bandung pergaulan remajanya sangat memprihatinkan. Dan alasan itu yang selalu saya ingat, bagaimana caranya agar ketika hijrah ke kota Bandung ini saya tetap dekat dengan Allah SWT. Pada saat pertama kali saya masuk KAMMI, saya kaget karena ternyata kader-kader KAMMI bukanlah kader biasa, banyak alumni-alumni KAMMI POLBAN yang mempunyai keahlian yang sangat luar biasa (contoh; Kang Rusda, alumni D3-Teknik Kimia yang dulunya ketua umum KAMMI POLBAN periode 2008-2009. Sekarang beliau bekerja di perusahaan Minyak dan gas, schlumberger). Itu menjadi motivasi saya agar menjadi seorang mujahid yang sukses. Ada beberapa departemen di KAMMI, dan saya masuk departemen Pengembangan Masyarakat (PengMasy). Kenapa saya memilih departemen ini? Dari namanya Pengembangan Masyarakat, yang saya artikan bahwa ini adalah suatu usaha yang dilakukan secara real terhadap masyarakat agar masyarakat bisa merasakan indahnya islam dan dihiasi dengan nlai-nilai islam. Sudah banyak kegiatan yang saya laksanakan di masyarakat dan perlahan saya mengerti bagaimana kebutuhan masyarakat. Bukan perkara mudah untuk menjadikan masyarakat islami, hakikatnya Allah lah yang bisa membolak-balikan hati setiap manusia kita hanya dituntut untuk berusaha, berdo’a dan tawakal. Disinilah usaha maksimal yang saya dan teman-teman KAMMI lakukan agar masyarakat bisa merasakan indahnya islam. Kadangkala masyarakat itu pro terhadap kita, tapi kadangkala masyarakat juga kurang mendukung terhadap kita. Disinilah diperlukannya suatu tindakan yang bisa membuat masyarkat nyaman dengan kehadiran kita, KAMMI sudah bertahun-tahun berkecimpung di masyarakat terutama di desa ciwaruga yang notabene nya itu adalah desa binaannya KAMMI komisariat Politeknik Negeri Bandung. Di desa ini saya mulai untuk mewujudkan keinginan saya untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan membuat masyarakat lebih dekat dengan islam dan merasakan indahnya islam.
Sebulan yang lalu adalah moment dimana itu menjadi suatu kebanggaan bagi saya yakni menjadi ketua pelaksana Gebyar Ramadhan 1433 H di KAMMI komisariat POLBAN. Agenda ini melibatkan hampir seluruh lapisan masyarakat ciwaruga ikut dalam agenda ini dan pada tanggal 14 Juli 2012 acara pertama dari gebyar ramadhan yaitu aksi putih pun dilaksanakan. Perjalanan dari balai desa ciwaruga sampai lapangan kavling DPRD serta ditemani oleh bapak kepala desa ciwaruga menjadi moment terindah dalam menyambut ramadhan tahun ini. Tidak lupa dengan hadirnya bapak bupati Kabupaten Bandung Barat menjadi penambah kebahagiaan dalam acara pertama ini. Banyak lagi acara yang diselenggarakan KAMMI komisariat POLBAN dalam menyambut ramadhan dan pada saat ramadhan selama agenda Gebyar Ramadhan 1433 H. Satu lagi yaitu saya sangat senang karena di desa ciwaruga ini banyak anak-anak yang semangat dalam hal keagamaan seperti mengaji, rajin adzan, dan sebagainya. Ini menjadi pelecut semangat bagi saya karena mereka saja semangat, masa saya kalah semangat nya? Sungguh itu menjadi motivasi eksternal saya dimana biasanya para pemuda menjadikan motivasi eksternal nya yaitu PACARnya yang hanya bisa membuat sakit hati. Kegiatan-kegiatan yang KAMMI lakukan di ciwaruga menyebabkan interaksi saya dengan masyarakat ciwaruga pun mulai terbangun, ditambah lebih dikenal dan dirasakannya agenda KAMMI komisariat POLBAN oleh masyarakat. Sungguh besar perjuangan kader KAMMI terdahulu yang berjuang agar masyarakat bisa menerima KAMMI dan memberikan kesempatan kepada KAMMI untuk membuktikan bahwa KAMMI komisariat POLBAN peduli dengan masayarakat ciwaruga.
Kata Dakwah terdengar baru bagi saya karena inilah pertama kalinya saya masuk organisasi islam (dakwah) dan baru kurasakan indahnya berjuang membela agama Allah. Sungguh manis ukhuwah ini karena Allah lah yang menyatukan hati-hati kita. Allah SWT berfirman :

7. Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S Muhammad :7)
Ayat diatas menjadi pelecut semangat bagi saya untuk terus menapaki jalan dakwah ini karena Allah tidak mungkin ingkar dengan janjinya disaat kita membela agama Allah maka Allah pun akan menolong kita. Ketika teman saya menceritakab suatu kisah kepada saya yakni tentang seorang kristiani yang sering membawa kitab injilnya kemana-mana, baik itu sedang di angkot, jalan, dimanapun dia berada serta tidak ketinggalan kalung salib yang dia pakai itu menjadi pertanda kecintaan dia terhadap agamanya. Kisah itu sebuah analogi bagaimana cintanya seseorang terhadap agamanya. Kita lihat kondisi umat islam saat ini, apakah sering kita membawa kitab suci al-quran kemanapun kita bepergian? Jika sering dibawa apakah sering dibaca saat waktu luang? Ini yang perlu kita benahi bahwasannya kita sebagai umat muslim masih kurang cinta terhadap islam karena terbukti kitab sucinya pun hanya disimpan dan diapajang dirumah jarang sekali dibaca. Sesekali nya dibawa bepergian hanya menjadi pajangan agar terlihat bahwa dia muslim atau muslimah yang taat agama. Kita adalah agen of change, agen perubahan bangsa ini dan agama Allah yang kita lihat kondisinya pada hari ini dimana kondisi Indonesia berbanding lurus dengan Islam. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)  menjadi suatu wadah yang insya Allah melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang tangguh karena di KAMMI kita akan mendapatkan wawasan yang sangat luas yakni tentang Islam tetapi bukan hanya islam wawasan tentang kenegaraan, strategi berdakwah itu akan kita dapatkan karena output dari KAMMI adalah menjadikan kita sebagai MUSLIM NEGARAWAN. 
Belajar lah untuk menjadi orang yang berbeda dan istimewa karena hanya orang-orang istimewa yang akan menjadi pemuda harapan bangsa dan agama. Di KAMMI juga, saya banyak mendapat ilmu bagaimana harus berbicara di depan public, caranya berorganisasi dengan baik dan memberikan manfaat kepada orang lain (masyarakat) serta masih banyak lagi yang saya dapatkan di KAMMI ini yang intinya mengembangkan potensi diri menjadi lebih bisa bermanfaat untuk nusa, bangsa dan agama. Ketika kita berdakwah kepada orang lain sungguh berat rintangannya dan satu hal yang perlu kita ingat bahwa sesungguhnya yang mengikat hati setiap insan, yang membolak-balikan hati setiap insan hanya Allah SWT. Oleh karena itu kedekatan kita dengan Allah SWT harus terus kita tingkatkan karena sesungguhnya tujuan akhir kita berdakwah yaitu tegaknya agama Allah. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat Al- Baqarah ayat 44 yang berbunyi :
“ Mengapa engkau menyuruh orang lain mengerjakan kebaikan, sedang engkau melupakan kewajibanmu sendiri, padahal engkau membaca Al-Kitab (Taurat) ? Maka tidaklah engkau berpikir?”
            Pelajaran yang bisa dipetik yakni janganlah kalian menyuruh sesuatu yang tidak kalian lakukan. Sebab perbuatan yang bertolak belakang dengan ucapan merupakan penipuan. Berhati-hatilah ketika kita berdakwah, apalagi berdakwah di hadapan masyarakat. Apa yang anda bicarakan harus sesuai dengan apa yang anda lakukan.







Senin, 16 April 2012

BERGERAK DAN HARUS VISIONER

                  


      Sadarkah kita, bahwa saat ini bangsa tercinta ini sedang sakit ? Ya, negeri mungkin sedang menangis, karena kita yang berpijak diatasnya hanya bisa memperlakukan apa yang ada didalam negara ini dengan seenaknya tanpa memikirkan makhlud Allah yang lainnya. Terutama peran pemuda-pemudi bangsa ini yang semakin hari semakin jauh dari fungsi pemuda untuk merubah keadaan bangsa ini. apakah hedonisme sudah merasuk kepada jiwa para pemuda dan pemudi bangsa ini ?? sungguh luar biasa ajaran barat ini bisa menguasai jiwa para pemuda dan pemudi bangsa ini. Mayoritas bangsa ini beragama islam, bahkan di ktp nya pun tertera bahwa dia adalah islam. Tapi apakah pernah terpikirkan adanya kehidupan lagi setelah kehidupan di dunia ini ? Semua pemuda-pemudi yang beragama islam tahu, cuma karena pengaruh hedonisme ini sudah tertanam pada jiwa pemuda dan pemudi maka sulit untuk mengingatkan kehidupan akhirat itu. Tapi banyak pemuda yang berpikir, "taubatnya nanti aja kalau udah tua?" itu suatu pernyataan yang banyak dilontarkan para pemuda dan pemudi. Mereka menganggap masa muda adalah masa yang indah dan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. itu pernyataan yang benar, masa muda itu indah tapi indah disini apakah dengan berfoya-foya? bermewah-mewahan (yang notabene nya itu harta orang tuanya)? dan sudah banyak pergaulan para pemuda dan pemudi yang sudah melampaui batas. ini merupakan suatu fenomena yang unik dan ini tidak boleh didiamkan begitu saja, karena lambat laun jika terus seperti ini bangsa ini bisa-bisa kembali dijajah dan bisa hancur bangsa ini.

             Tapi tenang kawan, disisi lain masih banyak pemuda juga yang bergairah agar bangsa ini maju. mereka memikirkan bagaimana membuat negara ini damai, terbebas dari koruptor, dan rakyat indonesia ini menjadi sejahtera. Oleh karena itu berjuang lah kawan untuk membuat negara ini kembali ceria, membuat rakyat ini tersenyum bahagia, dan membuat bunga-bunga bisa kembali memberikan keindahan dan keharumannya. Tidak mudah untuk membuat bangsa ini maju, tapi jika kita semua para pemuda dan pemudi bersama untuk merubah keadaan bangsa ini, insya Allah kita bisa merubah bangsa ini. Satu lagi dekatkan diri kita dengan pencipta Alam Semesta ini Allah SWT, karena hanya Dia-lah yang bisa merubah seluruh keadaan bangsa ini. Allah SWT berfirman : ".... Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia" (Q.S Ar-Ra'd : 11). jelas sekali bahwa sesungguhnya kita hanya wajib berusaha dan yang menentukan hasil hanya Allah semata. Jangan menyerah dan pesimis dengan keadaan bangsa kita sekarang ini, jika kita mau merubah keadaan bangsa ini insya Allah lambat laun negara ini akan menjadi negara yang disegani di muka bumi ini. Ingatkah kita apa yang pernah dikatakan oleh bung karno? "berikanlah aku 10 pemuda yang mencintai bangsa, maka aku akan mengguncang dunia". Luar biasa pernyataan bung karno ini. Ayo kawan, selagi kita masih ada, selagi kita masih bisa bernafas mari kita selamatkan bangsa ini dan sama-sama mengguncang dunia. Mulailah dari hal yang terkecil, mulai dari introspeksi diri, lihat lingkungan keluarga, lihat lingkungan sekitar anda wahai pemuda dan pemudi, setelah itu lihat lah bangsa ini dengan sungguh-sungguh bagaimana kondisi bangsa ini.

     

     "Tetaplah bergerak maju, sekalipun lamabat. Karena dalam keadaaa tetap bergerak, anda menciptakan kemajuan. Adalah jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali.

Dalam hidup kita sering merasa buntu hanya karena kita ingin mengambil satu langkah yang terlalu besar, langkah raksasa. Akibatnya, masalah kita jadi terlihat besar sekali, kompleks dan tak terselesaikan. Hasilnya, anda hanya termenung dan tidak bergerak.

Sabar dan coba mundur sebentar. Perhatikan tantangan anda. Tidakkah lebih memugkinkan bagi anda untuk mengambil langkah-langkah pendek terus menerus, ketimbang barusaha menelan semua masalah sekaligus. Satu langkah kecil demi satu langkah kecil, asalkan anda tidak berhenti, anda cukup, karena anda masih memiliki esok dan masih ingin bergerak maju. Dan bukan berhenti."

     "Hiduplah sesukamu, tapi ingat suatu saat kamu akan mati. Cintailah apa yang kamu cintai, tapi ingat suatu saat kamu akan berpisah dari semua yang kamu cintai. Berbuatlah apapun yang ingin kamu perbuat, tapi ingat suatu saat pasti kamu akan mendapat balasannya".


    Allah SWT berfirman : "Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya tanaman-tanaman bumi karena air itu; diantaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya adzab Kami pada waktu malam dan siang. lalu Kami jadikan (tanaman-tanamannya) laksana tanaman-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir". (Q.S Yunus : 24)


       Semangat PARA PEMUDA dan PEMUDI BANGSA INDONESIA!!

Sabtu, 14 April 2012

Keajaiban WAKTU...

        

           Waktu adalah amal soleh (dalam islam), bukan seperti pepatah waktu adalah uang (time is money). Bukan berarti islam tidak membutuhkan uang, akan tetapi tujuan utama nya yaitu beramal saleh dan uang sebagai sarana untuk beramal saleh. Jika uang dijadikan tujuan utama maka kita termasuk seorang yang matearilsm. Waktu memang menjadi hal yang sangat vital dalam kehidupan ini, oleh karena mari kita pergunakan waktu kita dengan sebaik-sebaiknya jangan sampai kita menjadi orang yang merugi yaitu orang yang tidak bisa memanfaatkan waktu nya. Terutama dalam mengisi waktu luang, dimana waktu dipergunakan syaitan untuk menjerumuskan kita ke dalam perbuatan maksiat. Allah SWT berfirman : " Supaya jangan ada orang yang mengatakan, amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah).” (Q.S Az-Zumar : 56). 

          Manusia zaman sekarang ini mungkin sudah lupa dengan adanya kehidupan lagi setelah di bumi ini yakni kehidupan akhirat yang abadi. Sehingga banyak manusia yang menghabiskan waktunya dengan bersenang-senang atau hedonisme. Imam Syafi'i pernah menagatakan : " Jika Anda tidak menyibukkan diri anda dengan kebenaran, maka ia (waktu) akan menyibukkan Anda dengan kebatilan". Oleh karena itu isi waktu luang kita dari sekarang jangan sampai syaitan memasuki waktu luang kita. Jika kebenaran yang menguasai celah-celah waktu luang kita maka ia akan membangkitkan potensi yang terpendam dalam diri manusia, sebaliknya jika waktu kita dikuasai oleh kebatilan, tunggulah kerusakannya. Manusia banyak terkecoh oleh waktu. "Manusia banyak terkecoh oleh dua hal : Kesehatan & Waktu luang" (H.R Bukhari & Muslim). Yang harus dilakukan adalah me-manage waktu.

           Bagaimana belajar me-manage waktu ? Para Ulama memberikan petunjuk sederhana yaitu dimulai dari shalat tepat pada waktunya. Shalat tepat waktu merupakan cerminan bahwa kita disiplin dalam mengatur waktu. Allah SWT berfirman : :”Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu, ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu. Sesungguhnya shalat itu adalah fardlu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa’: 103). Jika kita mampu mengatur waktu shalat fardhu dengan benar, lambat laun ibadah-ibadah yang lain akan mengikuti. Allah SWT juga mengatakan bahwa orang-orang yang beruntung ialah orang-orang yang bisa menjaga waktunya dengan beriman dan beramal saleh. “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih serta saling menasihati supaya mentaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1-3).

            Dari Q.S Al-'Ashr : 1-3, dapat kita ambil suatu palajaran yang sangat penting tentang waktu. Waktu dibagi empat hal : orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, saling menasehati dalam menaati kebenaran dan saling menasehati supaya mentaati kesabaran. ilmu merupakan cabang dari iman, jadi pergunakan waktu kita untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya.     

 
     Dari situ kita bisa menyimpulkan bahwa waktu itu adalah amanah Allah yang diembankan kepada manusia. Kita pasti akan pasti akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Simak sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam ini: “Tidak akan beranjak kaki seorang hamba di akhirat kecuali setelah ditanya tentang empat perkara; ditanyakan tentang umurnya lalu bagaimana ia menggunakannya dan ditanyakan kepadanya tentang ilmu yang didapatkannya lalu apa yang dilakukannya dengan ilmu tersebut, ditanyakan kepadanya tentang harta yang ia dapatkan dari mana ia mendapatkannya dan kemana harta itu dibelanjakan dan ditanyakan kepadanya tentang jasadnya lalu kemana dipergunakannya.” (HR.Tirmidzi).
 

AYO KAWAN-KAWAN, MULAI DARI SEKARANG KITA GUNAKAN WAKTU KEHIDUPAN INI SEBAIK-SEBAIKNYA. JIKA ADA WAKTU LUANG ISI DENGAN HAL YANG BERMANFAAT. HAMASAH !!!

Bunga yang dinanti...




Wahai diri,,,
Cukuplah cintai dia dalam diam

Karena hadirmu tiada akan
mampu menjauhkannya dari ujian..
Karena hadirmu hanya akan
menggoyahkan iman dan
ketenangan..
... ...
Karena mungkin sajakan
membawa kelalaian hati-hati yang
terjaga..

Cukup cintai dia dengan
kesederhanaan..,
Memupuknya hanya akan
menambah penderitaan..
menumbuhkan harapan hanya
akan membumbui kebahagiaan
para syaitan..

Maka cintailah dia dengan
keikhlasan..,
Karena tiada yang tahu rencana
Tuhan..

mungkin saja rasa ini ujian yang
akan melapuk atau membeku
dengan perlahan..

Karena hati ini begitu mudah
untuk dibolak-balikkan..
serahkan rasa yang tiada sanggup
dijadikan halal itu pada Yang
Memberi dan Memilikinya..
biarkan DIA yang mengatur
semuanya hingga keindahan itu
datang pada waktunya..

15 Sifat Manusia dalam Al-Qur'an

  15 Sifat Manusia dalam Al-Qur'an



                    Untuk menuju Jannah-Nya itu tidak mudah jika kita hanya menjadi "manusia biasa", makhluk apa lagi yang berani memikul amanah yang langit dan gunung menolak selain MANUSIA, makhluk apa lagi yang dikatakan Allah selalu berada dalam kerugian kecuali orang-orang tertentu saja. Benarlah Saidina Umar berkata, " Ya Allah, Engkau muliakan kami dengan iman dan islam", sungguh jika bukan karena keduanya celakalah manusia. Dan berikut ini sifat-sifat manusia yang ada dalam Al-Qur'an :

1. Manusia itu Lemah
    Q.S An-Nisa : 28
2. Manusia itu Senang Terperdaya
    Q.S Al-Infithar : 6
3. Manusia itu Lalai
    Q.S At-Takatsur :1
4. Manusia itu Penakut/Senang Khawatir
    Q.S Al-Baqarah : 155
5. Manusia itu Bersedih Hati
    Q.S Al-Baqarah : 162
6. Manusia itu Tergesa-gesa
    Q.S Al-Isra' : 11
7. Manusia itu Suka Membantah
    Q.S An-Nahl : 4
8. Manusia itu suka berlebih-lebihan
    Q.S Yunus : 12 & Q.S Al-'Alaq : 6
9. Manusia itu Pelupa
    Q.S Az-Zumar :8
10. Manusia itu suka Berkeluh-kesah
     Q.S Al-Ma'arij :20 , Q.S Fussilat :20 & Q.S Al-Isra' : 83
11. Manusia itu Bakhil
     Q.S Al-Isra' : 100
12. Manusia itu Suka Mengkufuri Nikmat
     Q.S Az-Zukhruf : 15  &  Q.S Al-'Adiyat : 6
13. Manusia itu Zalim
      Q.S Al-Ahzab : 72
14. Manusia itu Suka Menuruti Prasangkanya
      Q.S Yunus : 36
15. Manusia itu Suka Berangan-angan
      Q.S Al-Hadid : 13-14

             Di atas merupakan sifat-sifat manusia yang disebutkan dalam Al-Qur'an, Mengerikan bukan manusia itu?? Tapi islam mempunyai solusi untuk semua permasalahan itu. Nikmat iman dan islam sesuatu yang tidak mudah kita dapat. Ada beberapa Solusi untuk mengatasi permasalahan manusia di atas :
1. Tetap berpegang teguh pada tali agama dan petunjuk-petunujk Allah. (Q.S Al-Baqarah : 38)
2. Apapun situasi kita, harus tetap taat kepada Allah SWT. Seberat apapun ujian yang diberikan Allah jangan sampai membuat kita mengeluh, terus berjuang untuk menyelesaikan semua permasalahan. Karena setiap kesulitan pasti ada kemudahan. (Q.S Al-Insyirah : 5-6) dan Bersegeralah dalam menyambut amal kebaikan, ada sebuah syair dari Abdullah bin Rawahah untuk mengembailkan semangatnya, " Wahai jiwa, jika Syurga sudah di depan mata mengapa engkau ragu meraihnya". Serta Firman Allah SWT dalam Q.S Ali-Imran : 133.
3. Jaga Keimanan Kita
Iman seseorang naik dan turun adalah hal yang wajar. Seperti kisah Hanzalah yang mengadu ke Abu Bakar tentang keadaan imannya, sehingga mereka mengadu kepada kepada Rasulullah SAW. Dan Rasulullah SAW tersenyum dan menjawab : "Selangkah demi selangkah Hanzalah".Tetapi sungguh iman seorang mukmin yang baik akan memiliki trend meningkat.
         Disinilah loyalitas kita kepada Allah di uji, Apakah kita mampu mencintai Allah di atas segala sesuatu.
Belajar mencintai sesuatu karena Allah dan belajar membenci KEKUFURAN!


Al-Qur'an yang terlupakan...



                Pada era globalisasi ini, sebagian besar manusia sibuk dengan urusan pekerjaan dan bisa disebut sibuk dengan urusan dunia. Hal itu memang tidak dapat dihindari, tapi kita lihat sekarang banyak orang-orang yang sibuk dengan urusan pekerjaannya dan mendapatkan uang banyak tetapi masih mengeluh karena tidak merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya. Dan banyak juga orang-orang yang berlomba-lomba untuk meraih jabatan tertinggi, namun itu tidak salah. Yang salah pada saat orang-orang gagal dalam mengejar kedudukan itu mengapa jadi gila? Dan mengapa bunuh diri ? apakah kita hanya hidup di dunia ini ? Inilah masalahnya. Manusia zaman sekarang ini, khususnya di Indonesia yang mayoritas penduduknya Islam lupa dengan pedoman dan tauladan hidup mereka, dan lupa kepada yang  mengendalikan semua urusan yaitu Allah SWT.
                Apa pedoman dan tauladan hidup kita ? pedoman kita yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta tauladan kita yaitu Nabi Muhammad SAW. Al-Qur’an sudah dijual dimana-mana, orang-orang banyak yang membeli kitab suci ini. Tapi coba bandingkan Al-Qur’an dengan Koran yang selalu dibawa saat bekerja dan dibaca saat waktu kosong, apakah Al-Qur’an sering dibawa dan dibaca juga saat bekerja? Mungkin pada saat bekerja anda memang sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk membaca Al-Qur’an, tapi setelah selesai bekerja anda langsung pulang ke rumah dan beristirahat tapi Al-Qur’an tetap menjadi sebuah hiasan yang indah. Begitu banyak alasan yang disampaikan oleh orang-orang yang sibuk dengan urusan dunianya.
                Inilah yang menyebabkan setiap muslim kurang bahagia dan kurang nyaman dengan kehidupan ini karena telah melupakan pedoman hidup mereka yaitu Al-Qur’an. Membaca pun tidak mau, apalagi untuk menghafal dan melaksanakannya. Semua itu memang butuh proses tapi jangan terus mengucapkan proses tanpa adanya usaha. Dan setelah diselidiki, ternyata  banyak orang-orang yang belum bisa baca Al-Qur’an dan tidak ada usaha untuk bisa membaca Al-Qur’an. Ini yang mengerikan, disaat tidak bisa membaca Al-Qur’an, kaum muslimin tetap tenang dan terus menunda untuk belajar Al-Qur’an yang menimbulkan penyesalan di hari tua nanti.
                Al-Qur’an memang benda mati, tapi itu adalah ilmu Allah bahkan manusia tidak akan mampu untuk membuat satu surat yang isinya sama dengan Al-Qur’an. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai sahabatmu, karena kita adalah muslim dan sudah sepantasnya kita menjadikan apa-apa yang baik menjadi sahabat. Kita menganggap bahwa Al-Qur’an hanyalah kitab suci, tapi sesungguhnya penciptaan bumi, dan seluruh system kehidupan di muka bumi ini telah diatur dalam Al-Qur’an. Mulai dari sekarang Al-Qur’an bukan hanya sekedar  kitab suci tetapi juga pedoman hidup bagi seluruh umat manusia. Di dalam Al-Qur’an banyak dijelaskan tentang pemerintahan, perdagangan, dll. Jika kita tidak membaca dan memahami Al-Qur’an, bagaimana mungkin kita tahu isi Al-Qur’an yang sebenarnya
                Oleh karena itu dapat disimpulkan kebanyakan manusia malas dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Karena sibuk, menunda-nunda belajar membaca Al-Qur’an dan menganggap Al-Qur’an hanya kitab suci yang digunakan saat beribadah saja. Tetapi jika kita sudah memahami isi Al-Qur’an itu sendiri kita akan mengetahui bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Belajarlah membaca dan memahami Al-Qur’an karena di akhirat nanti Al-Qur’an akan memberikan pertolongan bagi yang membacanya. Tidak ada salahnya pula, mulai hari ini, kita memprioritaskan diri untuk membaca dan mempelajari isi al-Qur’an. Setidaknya, sama lamanya dengan membaca koran setiap hari.