Pages

Perjuangan Hidup

Perjuangan Hidup

Rabu, 09 April 2014

Dekat Tapi Terasa Jauh

     Seperti hal nya mengagumi seseorang atau orang-orang menganggapnya jatuh cinta. Saya mengagumi seseorang bukan dari kecantikan saja, tapi tutur kata nya yang lembut dan tidak banyak membicarakan hal-hal yang tidak bermanfaat. Namun terkadang orang-orang disekitar memiliki anggapan yang berbeda terkait perasaan itu. Sehingga menyebabkan perbincangan kita semakin terbatas, menjadi canggung ketika akan memulai obrolan yang akhirnya hanya dapat dilaksanakan melalui media sosial. Padahal kita berada dalam satu wilayah, bahkan hanya beberapa meja yang menjadi penghalang diantara kita. Tapi yang terasa aku seperti di Aceh dan kamu di Papua. Begitu jauh jarak di antara kita, sehingga ketika akan bertemu mungkin hanya sesekali dalam satu bulan bahkan bisa sampai satu tahun. Sebetulnya apakah benar anggapan-anggapan yang disampaikan orang-orang sekitar mewakili perasaan yang saat ini sedang dirasa? Waktu demi waktu perasaan itu mulai tumbuh. Aku mengagumi mu ketika pertama kali berjumpa, melihat sosok yang tidak bermewah-mewahan, rajin ibadahnya dan sepertinya pandai memasak. Hal yang aku tidak mengerti kenapa rasa kagum itu terus berlanjut sampai saat ini? Padahal kita tidak pernah berbincang langsung dalam waktu yang lama maupun ketika berbincang di dunia maya, hanya menyapa dan menanyakan tugas. Apakah karena kita dekat lalu rasa kagum itu tetap ada? Tapi apakah hanya dengan melihatmu sejenak dapat mempertahankan rasa kagum itu? Tapi aku merasa sangat jauh denganmu. Mungkin ini perasaan kagum ku terhadapmu yang menyebabkan kita semakin sulit untuk bercerita. Atau haruskah aku lanjutkan pada tahap selanjutnya? Itupun belum saatnya.


Bandung, 09 April 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar