Pages

Perjuangan Hidup

Perjuangan Hidup

Rabu, 09 April 2014

Permasalahan Klasik (Hubungan antara Akademik dan Organisasi)

            Kita sering mendapati permasalahan yang sebetulnya kuno tapi saya akui memang dalam tahap implementasinya sangat amat sulit. Dalam konteks pemahaman seharusnya para kaum intelek ini dapat mencernai dengan baik terkait permasalahan ini dan seharusnya ketika permasalahan ini menghampiri, kita tidak lagi buta dengan menyalahkan salah satu diantaranya tapi akan lebih bijak ketika kita melirik pada diri kita sendiri. Karena sesungguhnya kita lah yang mengatur semua waktu untuk kedua hal itu, akademik dan organisasi. Ketika akademik kita hancur, kebanyakan mahasiswa menyalahkan organisasi yang dia ikuti yang menyebabkan akademiknya hancur. Begitupun ketika organisasi nya hancur pasti akan menyalahkan akademiknya (tapi belum pernah ada yang mengatakan seperti ini). Bahkan ada seorang dosen yang mengatakan ketika IPK turun maka berhentilah sementara untuk mengikuti organisasi. Pertanyaan sederhana, apakah ada yang bisa menjamin ketika berhenti organisasi, IPK akan naik? Begitupun sebaliknya ketika dua-duanya dijalani apakah ada yang bisa menjamin IPK akan naik? Jawabannya adalah yang bisa menjamin semua itu adalah keyakinan kita kepada Allah SWT dan usaha kita untuk menjadi seseorang yang hebat. Kalau pada hari ini kita berhenti dari organisasi, sangat amat disayangkan kehidupan di kampus tanpa organisasi karena sebetulnya kuliah itu untuk mempelajari kehidupan kita selanjutnya, dalam arti lain merupakan simulasi kehidupan kita di masa yang akan datang. Begitu pun ketika akademik terbengkalai, itu pun akan mempengaruhi kualitas anda di bidang yang anda minati meskipun penilaian keahlian bukan hanya dari IPK. Sehingga akademik dan organisasi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ketika kita sukses di salah satunya kita hanya akan menjadi orang biasa tapi ketika kita bisa sukses di kedua nya maka itulah orang-orang Istimewa. Atur waktu dengan baik, setiap orang memiliki waktu yang sama selama satu hari yaitu 24 jam. Imam Hasan Al-Banna mengatakan “Kewajiban yang kita punya lebih banyak daripada waktu yang tersedia”. Terus semangat dalam memperbaiki kualitas diri dan jangan takut untuk melakukan sebuah perubahan serta terus berjuang untuk menjadi orang-orang istimewa.


Bandung, 09 April 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar