Pages

Perjuangan Hidup

Perjuangan Hidup

Sabtu, 08 Maret 2014

Makhluk Indah dan Anggun

Dalam sejarah, makhluk ini diciptakan untuk menemani adam agar adam tidak kesepian dan ada teman untuk berbincang. Makhluk ini diciptakan dari tulang rusuk sang adam, makhluk yang anggun, lembut dan penyayang. Makhluk ini sangat diistimewakan bahkan sangat dimuliakan keberadaanya, selalu dijaga dan dilindungi dari para penjahat yang akan menyakiti tubuhnya maupun hatinya. Pada zaman dahulu, makhluk ini sering dipermainkan dan dimanfaatkan oleh para pemegang kekuasaan yang dzalim sehingga itu menjadi pemandangan amat sangat mengerikan bagi makhluk ini. Padahal makhluk ini tidak menyukai kekerasan, sifatnya yang penyayang dan lebih senang menggunakan perasaannya. Sentuhannya yang lembut membuat setiap insan yang ada didekatnya akan merasakan kelembutannya, bahkan melebihi lembutnya kain sutra. Tutur katanya yang indah, membuat orang-orang yang ada disekitarnya terpesona. Wajahnya yang anggun menjadikannya daya tarik bagi setiap kaum adam yang meliriknya.
            Namun, pada zaman modern seperti ini sebetulnya apa yang diinginkan makhluk ini? Seperti tidak ada harganya bahkan seperti lebih buruk dari barang-barang bekas. Nauudzubillah. Diperlakukan tidak manusiawi, seperti makhluk yang tidak diinginkan keberadaannya di bumi ini. Seharusnya mereka bisa berpakaian rapi, menutup bagian-bagian yang memang harus ditutup. Agar insan yang lain tidak memandang kamu begitu rendah, jika saja kamu bisa berpakaian rapi maka orang lain pun akan menghormatimu dan itu sebaik-sebaiknya pelindung diri. Saat ini, engkau dengan mudahnya memberikan ragamu pada orang lain sebelum ada ikatan yang benar-benar mengikatmu. Mungkin maksudmu, agar kamu ada yang melindungi tapi kamu lupa satu hal bahwa Allah adalah sebaik-sebaiknya penolong. Zaman sekarang ini banyak kasus kriminalitas yang menjadikan kamu sebagai korban, kamu memang makhluk lemah tapi bagaimana kedekatan kamu dengan sang Maha Pencipta? Dan itupun pertanyaan yang sama harus diajukan kepada kaum adam. Hak-hak mu seperti tidak diperjuangkan, padahal kamu sedang memperjuangkan keamanan dan kenyamanan negara (kita sebut saja kasus jilbab bagi polwan).
            Namun yang harus kamu pahami bahwa kamu adalah makhluk Allah yang sangat indah. Makhluk yang ditugaskan untuk menjadi teman hidup kaum adam. Wahai para perempuan, belajarlah untuk bisa menjaga dirimu sebelum kamu memiliki pasangan tapi meskipun kamu sudah memiliki pasangan kamu pun harus tetap berusaha menjaga dirimu. Jangan ketergantungan. Jadilah calon ibu yang baik bagi anak-anakmu kelak. Jadilah bidadari dunia yang dapat memberikan kesejukan bagi orang-orang yang ada di sekitarmu. Berpakaian rapih lah karena dengan itu kamu akan terlihat lebih anggun dan cantik. Tutupi kepalamu yang fitrah itu dengan kain yang lembut dan dapat melindungimu dari panasnya bisikan syetan. Karena kedudukan kamu sangatlah mulia dan semoga kedudukan mu akan melebihi bidadari-bidadari yang tidak pernah hidup di bumi.
-Selamat Hari Perempuan Internasional-

(Bandung, 08 Maret 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar