Dalam sejarah, makhluk
ini diciptakan untuk menemani adam agar adam tidak kesepian dan ada teman untuk
berbincang. Makhluk ini diciptakan dari tulang rusuk sang adam, makhluk yang
anggun, lembut dan penyayang. Makhluk ini sangat diistimewakan bahkan sangat
dimuliakan keberadaanya, selalu dijaga dan dilindungi dari para penjahat yang
akan menyakiti tubuhnya maupun hatinya. Pada zaman dahulu, makhluk ini sering dipermainkan
dan dimanfaatkan oleh para pemegang kekuasaan yang dzalim sehingga itu menjadi
pemandangan amat sangat mengerikan bagi makhluk ini. Padahal makhluk ini tidak
menyukai kekerasan, sifatnya yang penyayang dan lebih senang menggunakan
perasaannya. Sentuhannya yang lembut membuat setiap insan yang ada didekatnya
akan merasakan kelembutannya, bahkan melebihi lembutnya kain sutra. Tutur
katanya yang indah, membuat orang-orang yang ada disekitarnya terpesona.
Wajahnya yang anggun menjadikannya daya tarik bagi setiap kaum adam yang
meliriknya.
Namun, pada zaman modern seperti ini sebetulnya apa yang
diinginkan makhluk ini? Seperti tidak ada harganya bahkan seperti lebih buruk
dari barang-barang bekas. Nauudzubillah. Diperlakukan tidak manusiawi, seperti
makhluk yang tidak diinginkan keberadaannya di bumi ini. Seharusnya mereka bisa
berpakaian rapi, menutup bagian-bagian yang memang harus ditutup. Agar insan
yang lain tidak memandang kamu begitu rendah, jika saja kamu bisa berpakaian
rapi maka orang lain pun akan menghormatimu dan itu sebaik-sebaiknya pelindung
diri. Saat ini, engkau dengan mudahnya memberikan ragamu pada orang lain
sebelum ada ikatan yang benar-benar mengikatmu. Mungkin maksudmu, agar kamu ada
yang melindungi tapi kamu lupa satu hal bahwa Allah adalah sebaik-sebaiknya
penolong. Zaman sekarang ini banyak kasus kriminalitas yang menjadikan kamu
sebagai korban, kamu memang makhluk lemah tapi bagaimana kedekatan kamu dengan
sang Maha Pencipta? Dan itupun pertanyaan yang sama harus diajukan kepada kaum
adam. Hak-hak mu seperti tidak diperjuangkan, padahal kamu sedang
memperjuangkan keamanan dan kenyamanan negara (kita sebut saja kasus jilbab
bagi polwan).
Namun yang harus kamu pahami bahwa kamu adalah makhluk
Allah yang sangat indah. Makhluk yang ditugaskan untuk menjadi teman hidup kaum
adam. Wahai para perempuan, belajarlah untuk bisa menjaga dirimu sebelum kamu
memiliki pasangan tapi meskipun kamu sudah memiliki pasangan kamu pun harus
tetap berusaha menjaga dirimu. Jangan ketergantungan. Jadilah calon ibu yang
baik bagi anak-anakmu kelak. Jadilah bidadari dunia yang dapat memberikan
kesejukan bagi orang-orang yang ada di sekitarmu. Berpakaian rapih lah karena
dengan itu kamu akan terlihat lebih anggun dan cantik. Tutupi kepalamu yang
fitrah itu dengan kain yang lembut dan dapat melindungimu dari panasnya bisikan
syetan. Karena kedudukan kamu sangatlah mulia dan semoga kedudukan mu akan
melebihi bidadari-bidadari yang tidak pernah hidup di bumi.
-Selamat Hari Perempuan
Internasional-
(Bandung,
08 Maret 2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar