Ketika berbicara kata “aktor”, itu berkaitam dengan seseorang
yang menjadi pemeran utama dalam sebuah drama ataupun film layar lebar. Dia
juga lah yang akan membuat seluruh rangkaian skenario berjalan dengan baik. Namun,
pada konteks kali ini tidak akan membahas aktor dalam film-film melainkan akan
membahas mengenai perubahan dan untuk membuat sebuah perubahan itupun akan
membutuhkan seorang aktor untuk menjadi pemerannya. Siapa aktor perubahan itu ?
sejak zaman dahulu aktor-aktor perubahan sudah ada karena aktor perubahan itu
adalah seorang pemuda. Tetapi yang Indonesia butuhkan saat ini bahkan dunia
butuhkan bukanlah hanya sekedar pemuda akan tetapi pemuda yang mempunyai visi
yang jelas dan taat pada agamanya yaitu seorang pemuda islam (pemuda muslim).
Kondisi Pemuda
Islam Saat Ini
Pada
abad ini, kondisi pemuda khususnya pemuda indonesia mengalami krisis
multidimensi yang sampai saat ini belum teratasi. Itupun termasuk para pemuda
muslim. Muncul lah beberapa pertanyaan, berapa banyak pemuda muslim yang datang
ke masjid untuk melaksanakan shalat fardu dan kegiatan-kegiatan lainnya yang
bermanfaat. Berapa banyak pemuda muslim yang menghafal dan mengkaji Al-Quran
dan berapa banyak pemuda muslim yang mempelajari ilmu agama Islam. Pemuda
muslim saat ini lebih tertarik pada hal-hal yang bisa membuat pikiran dan hati
tenang yaitu bermain game, rental PS, dan sebagainya. Dari sisi yang lain, para
pemuda dihadapkan dalam masalah pergaulan. Saat ini budaya barat sudah terinternalisasi
dalam jiwa pemuda indonesia atau bahkan termasuk jiwa pemuda muslim, sehingga
ini berkaitan dengan etika dengan moral pemuda indonesia khususnya pemuda
muslim.
Begitu kompleks permasalahan pemuda
muslim saat ini, namun di sisi yang lain ada beberapa golongan pemuda muslim
yang masih berpegang teguh pada agama islam ini. DI tengah konflik kemanusiaan
yang terjadi di palestina, mesir maupun suriah, masih ada beberapa pemuda
muslim indonesia yang tergerak hatinya untuk bisa membantu saudaranya yang jauh
disana. Mereka membantu dengan segala kemampuan yang mereka miliki, meskipun
sebelumnya mereka belum pernah melihat saudara-saudara mereka yang berada di
palestina, mesir maupun suriah. Mereka bergerak atas Iman dan ukhuwah. Sungguh
luar biasa pemuda muslim yang satu ini dan yang menjadi pertanyaan besar adalah
apakah kita termasuk didalamnya?
Karakteristik
Pemuda Muslim
”Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini
dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada
Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. Dan Kami meneguhkan
hati mereka di waktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, “Tuhan Kami
adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; Kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan
selain Dia, Sesungguhnya Kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang
amat jauh dari kebenaran” (QS. Al Kahfi: 13-14).
Ayat diatas menggambarkan pemuda yang penuh dengan keyakinan,
keteguhan hati dan berani mengucapkan kebenaran. Kita mengenal pemuda itu
sebagai pemuda kahfi yang bersabar menghadapi resiko yang dia dapat. Pada ayat
diatas terdapat tiga kata kunci yang menjadi ciri khas pemuda muslim, diantaranya
:
1.
Pemuda muslim memiliki kadar
iman yang kuat, keteguhan hati dan keyakinan yang dalam. Tidak ada sedikit pun
keraguan di dalam hati mereka mengenai janji Allah. Kekuatan iman lah yang
terus mengiringi langkah perjuangannya untuk membela Islam. Mereka yakin bahwa
pertolongan Allah sangatlah dekat dan Allah pun memberi mereka petunjuk.
2.
Ketika waktu-waktu luang
menghampiri biasanya orang-orang menggunakan waktu itu untuk beristirahat dan
bersantai. Namun semua itu kontradiktif dengan pemuda muslim yang seharusnya,
karena karakter pemuda muslim tidak biasa dalam keadaan santai dan hanya duduk
termenung meratapi permasalahan yang ada. Mereka memiliki motivasi lebih dari
yang lainnya, selalu menjadi pemicu keebangkitan disaat yang lain kekurangan
motivasi. Mereka selalu mempunyai semangat lebih dan tidak pernah mengeluh
dengan kondisi sekarang, mereka terus berjuang untuk mendapatkan ridha Allah
SWT.
3.
Pemuda muslim tidak pernah
takut dalam memproklamirkan kebenaran. Mereka selalu aktif dalam membela
kebenaran meskipun yang mereka hadapi adalah pemimpin zhalim. Keberanian mereka
yang mengantarnya menuju pintu perubahan. Mulut meraka akan terus bebicara tentang
kebenaran dan tidak akan pernah berhenti oleh ketakutan.
Epilog
Untuk
memulai sebuah perubahan dibutuhkan orang-orang yang berkomitmen terhadap
perubahan itu sendiri. Perubahan besar adalah karya akumulatif antar generasi.
Orang-orang yang diperlukan dalam membuat perubahan tersebut adalah pemuda
muslim karena pemuda muslim memliki tiga karakter yang memang sangat
fundamental. Masa depan adalah masa emas pemuda muslim dan saatnya pemuda
muslim untuk menjadi aktor perubahan. Umar bin Khattab berkata : “jika aku
sedang menghadapi masalah besar, maka yang kupanggil adalah para pemuda”.
(Bandung, 15 Maret 2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar